Senin, 27 Juni 2011

AMD Keluar dari Konsorsium BAPCo


BAPCo adalah sebuah organisasi yang memiliki anggota berupa para produsen software dan hardware yang bertujuan untuk menentukan sebuah standar pengujian sistem komputer yang memiliki sistem operasi Windows. Produk yang mungkin Anda kenal dari BAPCo dan sering dipakai oleh para reviewer diseluruh dunia adalah MobileMark dan SYSMark. Pada tanggal 21 Juni 2011, AMD secara resmi mengundurkan diri dari keanggotaan BAPCo.

Apa alasan dibalik semua ini? Nigel Dessau, Senior Vice President & Chief Marketing Officer untuk AMD, mengatakan pada blognya bahwa benchmark yang diberikan oleh SYSMark tidak memberikan beban kerja yang representatif (beban kerja yang mengabaikan pentingnya komputasi heterogen dan mendukung desain pesaingnya) tetapi juga memberikan sebuah keputusan pembelian komputer yang menyesatkan! Seberapa menyesatkan? Nigel menjabarkan beberapa alasannya:

Sementara SM2012 dipasarkan sebagai penilaian kinerja yang menggunakan 18 aplikasi dan 390 pengukuran, kenyataannya adalah bahwa hanya 7 aplikasi dan kurang dari 10 persen dari total pengujian mendominasi nilai keseluruhan.
Proporsi yang relatif besar dari nilai SM2012 didasarkan pada kinerja sistem dinilai saat kegiatan Optical Character Recognition (OCR) dan kegiatan kompresi file, hal yang rata-rata pengguna jarang lakukan.
SM2012 hanya berpatokan pada load dari CPU dan tidak pernah menguji load aplikasi yang berdasarkan pada akselerasi GPU yang saat ini banyak digunakan.
Nigel juga mengatakan bahwa SYSMark menggunakan Excel sebagai spreadsheet dengan 35.000 baris! Padahal, menurut penelitian AMD, rata-rata orang setiap hari hanya akan menggunakan 100 baris saja, dan paling banyak 2000 baris.

Pada saat berita ini ditulis, NVIDIA pun juga telah mengundurkan diri dari konsorsium BAPCo. Kabarnya, VIA pun juga akan menyusul. Dengan begitu, produsen semikonduktor yang merupakan anggota BAPCo tinggal Intel saja.

Lalu bagaimana dengan nasib SYSMark nantinya? Apakah masih akan dipakai oleh para reviewer diseluruh dunia? Kita lihat saja dimasa depan.

Sumber: www.jagatreview.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar